MERINDING, Begini Kesaksian Ulama Yang Mandikan Jenazah Ameer Azzikra
Putra kedua mendiang Ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra meninggal dunia usai mengalami infeksi liver atau paru-paru. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di usia yang terbilang muda, yakni 20 tahun.
Ameer Azzikra sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit EMC Sentul City. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, dia sempat menunaikan ibadah salat untuk terakhir kalinya.
Kerabat Ameer yang bernama Koh Hanny berkisah, sebenarnya Ameer sudah minta pulang dari rumah sakit usai menunaikan salat magrib. Namun, memasuki waktu isya, kondisinya mendadak drop hingga harus dilarikan ke ruang ICU.
“Udah mau pulang dari RS, magrib masih salat. Isya drop masuk ICU. Gak ada riwayat sakit, Ameer sehat-sehat saja. Awalnya dipikir demam berdarah,” ujar Koh Hanny, dikutip Hops, Selasa 30 November 2021.
Tak lama setelah masuk ke ruang ICU, atau tepatnya Senin pukul 1.05 pagi, Ameer dinyatakan meninggal dunia.
Kesaksian ulama yang mandikan jenazah Ameer Azzikra
Salah seorang ulama yang turut memandikan jenazah Ameer mengungkapkan, tubuh Ameer masih segar layaknya orang bernyawa. Bahkan, pada mulanya, dia mengaku tak percaya.
“Ketika memandikan, saya lihat sesuatu, kakinya masih seger, seakan-akan dia belum meninggal,” tutur ulama yang tak diketahui identitasnya tersebut.
“Masih seger dia, tadi saya lihat kakinya. Ya Allah, Masya Allah, seandainya belum meninggal. Kakinya seger tadi,” lanjutnya.
Ulama tersebut berharap, Ameer Azzikra mendapat tempat terbaik di sisinya, masuk surga dan bertemu dengan orang-orang baik lainnya.
“Mudah-mudahan husnul khotimah, kita doakan mudah-mudahan ahlil jannah, dimasukkan ke surga firdaus besama para sahabat, para nabi, para shiddiqin, para ulama, dan para salihin,” harapnya.
Bukan hanya itu, ulama tersebut juga memohon, mudah-mudahan Ameer bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan ayahnya, Ustaz Arifin Ilham yang lebih dulu menghuni surga.
“Mudah-mudahan Nak Ameer bertemu dengan Baginda Nabi Muhammad SAW, bertemu dengan ayahandanya, Abi Ustaz Arifin Ilham di surga,” kata dia. [hops]